Blog sebagai Media Kampanye Caleg dalam Pemilu

Blog sebagai Media Kampanye Caleg

KPU mengeluarkan keputusan yang dianggap membatasi ruang gerak calon legislatif (caleg) dalam pemilu 2014.

KPU membatasi penggunaan baliho, banner, dan spanduk para caleg.

Tujuannya, agar para caleg lebih melakukan kampanye dialogis dan "blusukan" atau bertemu langsung dengan calon pemilih (masyarakat).

Kita setuju dengan keputusan KPU. Baliho dan spanduk para caleg di jalan raya atau di pohon-pohon sangat menganggu! Bikin enek!

Kalau memang mau menjadi wakil rakyat, para caleg mestinya berani berhadapan langsung dengan rakyat, datangi langsung masyarakat di daerah pemilihannya!

Banyak pengamat bilang, para caleg bisa memanfaatkan media sosial seperti blog, Facebook, Twitter, dan Youtube untuk kampanye. Dengan kampanye di blog, katanya, para caleg bisa kampanye nonstop 24 jam, sekaligus berinteraksi dengan para calon pemilihnya.

Masalahnya, efektifkah blog sebagai media kampanye caleg? Kita belum menemukan hasil survei, kecuali kampanye di Amerika seperti Obama yang berhasil memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye.*

Thanks for reading Blog sebagai Media Kampanye Caleg dalam Pemilu | Labels: Tulisan Lepas edit this post
Author Image

About Romeltea
Contoh Blog --sebut saja CB -- Panduan Blogging untuk Pemula - Tips SEO, Desain, Template SEO Friendly, Cara Membuat Blogger Keren, Google Adsense, dll. Subscribe! to get update via email.

3 komentar on Blog sebagai Media Kampanye Caleg dalam Pemilu

  1. mantep nih, bisa lebih cepa di kenal dan terkenal. (y)

    ReplyDelete
  2. boleh buat kampanye.. asal tidak menyebar brita hoax ya gan..

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back To Top