12 Cara Memilih Nama Domain yang Paling Tepat untuk Website

12 Cara Memilih Nama Domain yang Paling Tepat untuk Website

Ketika ingin membangun sebuah image di internet, tentu kamu wajib membuat website. 

Dalam membangun website, perlu memilih nama domain sebagai langkah paling awal. 

Memilih nama domain sebuah website tentu tidak boleh sembarangan. Nama domain harus dipertimbangkan sebaik mungkin agar tidak salah pilih. 

Setelah menemukan nama domain yang tepat, baru kemudian bisa maju ke langkah selanjutnya.

Perlu diketahui, bahwa memilih nama domain itu sama halnya dengan memilih nama untuk sebuah organisasi, bisnis, ataupun identitas yang akan dibuat. 

Tentu saja, butuh banyak waktu untuk menentukan sebuah nama domain yang paling tepat. Hal ini karena nama domain diibaratkan sebagai identitasmu di internet. 

Oleh karena itu, perlu dipastikan bahwa nama domain yang dipilih sudah sesuai dengan tujuan dalam membuat website tersebut.

Baca juga : check domain .com murah

Sayangnya, masih banyak yang belum tahu bagaimana cara memilih nama domain yang terbaik. Mereka cenderung asal-asalan memilih nama domain dalam membuat website. 

Namun, jika kamu ingin website yang dibangun bisa lebih sukses, maka pemilihan nama domain harus dipertimbangkan dengan matang.

Berikut ini akan diulas mengenai 12 cara menentukan nama domain yang paling tepat. 

12 Cara Memilih Nama Domain yang Paling Tepat

Ingin membuat website, tapi bingung menentukan nama domain yang terbaik? 

Jangan khawatir, karena ada banyak sekali tips untuk menentukan nama domain yang tepat. Nah, berikut ini adalah 12 cara yang bisa Kamu ikuti untuk menentukan nama domain:

1. Pilih nama domain yang brandable dan kreatif

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa nama domain menjadi identitas website di internet. Sebagai identitas website milikmu, tentu kamu harus sekreatif mungkin dalam menentukan nama domain. 

Untuk memudahkan branding, maka perlu juga untuk memilih nama domain yang brandable. Dengan menggunakan nama domain yang brandable dan kreatif, maka websitemu akan lebih mudah diingat, dicari, bahkan disebarkan oleh para pengunjung.

Baca juga : apa itu trello

Lalu, apa itu brandable? Pemilihan nama yang brandable maksudnya adalah menggunakan nama yang luar biasa atau exceptional. 

Bukan hanya harus unik dan bagus saja, nama domain yang Kamu pilih juga harus exceptional. Lantas, bagaimana menciptakan sebuah nama domain yang brandable? 

Caranya cukup mudah. Ikuti beberapa tips berikut ini:

· Ciptakan istilah baru

Dalam membuat website yang brandable, kita tidak harus terpaku pada nama-nama yang sudah ada. Kamu juga bisa menciptakan sendiri istilah baru yang akan terdengar sangat catchy dan menarik perhatian. Namun, istilah yang dipilih harus mudah dibaca dan diingat oleh semua orang. Jangan memilih kata-kata yang mudah dilupakan begitu saja kata sulit dibaca dan diingat.

· Ubah kata-kata lama menjadi lebih modern

Selain menciptakan istilah baru untuk brand milikmu, kamu juga bisa menggunakan kata-kata lama. Namun, dengan catatan bahwa kata-kata yang sudah ada sejak dulu itu diubah menjadi lebih kreatif dan modern. 

Pilih istilah yang lebih kekinian di kalangan anak muda. Sebagai contoh adalah Gibran Rakabuming yang menciptakan brand minuman bernama “Goola”. Nama brand tersebut diambil dari kata-kata sehari-hari, yaitu “gula”.

2. Pilih nama domain yang mudah diketik

Selain harus memilih nama domain yang brandbale, pastikan juga bahwa nama domain yang dipilih mudah diketik. 

Apalagi jika ada penggunaan huruf berulang, seperti huruf “l” pada kata “syllable”. Istilah ini mungkin akan mempersulit banyak orang untuk mengetiknya.

Jika nama domain sulit diketik, maka akan sangat mempengaruhi traffic website milikmu. Oleh karena itu, kamu perlu menghindari atau menyiasati pemilihan nama domain yang menggunakan huruf berulang.

3. Pakai keyword sesuai kebutuhan website

Setiap website tentu dibangun dengan keperluan tertentu. Jika website dibangun dengan tujuan untuk berbisnis, maka sebaiknya gunakan keyword yang ada hubungannya dengan layanan bisnis yang ditawarkan. 

Sebagai contoh, jika Kamu membangun website untuk bisnis skincare, maka masukkan kata “skincare” dalam domain websitemu.

Pemakaian keyword yang sesuai dengan keperluan bisnis sangat penting untuk memaksimalkan SEO website. 

Dengan cara ini, maka website milikmu bisa tampil di layar pertama mesin pencarian Google. Selain itu, traffic website milikmu juga pasti akan meningkat.

4. Pilih nama domain yang mudah dikenal dan diingat

Cara memilih nama domain yang selanjutnya adalah pilih istilah mudah dikenal dan diingat banyak orang. Tentu saja, nama domain yang terdaftar di dunia ada jutaan jumlahnya. 

Tugas kamu untuk memilih nama domain yang berbeda dan lebih menarik dibandingkan nama domain lainnya.

Bukan hanya memilih nama yang mudah diingat saja, sebaiknya beri nilai tersendiri di balik nama domain tersebut. Sehingga, mereka akan lebih mudah mengingat nama domain websitemu.

5. Jangan gunakan nama domain yang terlalu panjang

Sangat disarankan bagi Kamu untuk memilih nama domain yang singkat. Pemilihan nama domain yang terlalu panjang dan sulit untuk diingat, tentu tidak akan memberi banyak keuntungan. Justru, hal ini akan membuat orang-orang kesulitan untuk mengenali dan mengingat domain websitemu. Bahkan, untuk mengeja dan mengetik nama domain tersebut juga akan mengalami kesulitan.

Oleh sebab itu, pemilihan nama domain yang singkat merupakan pilihan yang tepat. Orang lain juga lebih suka dengan nama domain yang singkat dan mudah diingat. Dengan begitu, maka mereka tidak segan untuk kembali mengunjungi websitemu karena nama domain yang Kamu pilih mudah diingat dan diketik dengan cepat. Sebaiknya, pemilihan nama domain tidak lebih dari 17 karakter.

6. Gunakan nama domain sesuai identitas di media sosial

Untuk membangun kredibilitas branding bagi personal, organisasi, atau bisnis, maka disarankan untuk menggunakan nama domain yang mirip dengan nama akun media sosial. Bukan hanya meningkatkan kredibilitas saja, cara ini juga akan membuat identitas online-mu semakin dikenal oleh banyak orang.

7. Pastikan nama domain belum digunakan pihak lain

Perlu diketahui bahwa ada jutaan nama domain di dunia ini. Oleh karena itu, sangat perlu dilakukan riset sebelum memastikan nama domain yang akan digunakan. Sebaiknya, pilih nama domain yang belum pernah dipakai oleh pihak lain.

Jika ternyata nama domain yang dipilih sudah digunakan oleh pihak lainnya, maka perlu dipastikan bahwa reputasi pihak tersebut tidak buruk, sehingga tidak memberi dampak buruk pada nama domain yang Kamu pilih. Untuk itu, jangan lupa cek sejarah dan ketersediaan nama domain sebelum digunakan.

8. Sesuaikan dengan target area

Suatu website biasanya dibangun untuk menarik pasar tertentu. Jika target pasar yang ingin dicapai adalah orang-orang indonesia, maka pertimbangkan ekstensi domain yang akan digunakan.

Selain menggunakan .com, Kamu juga bisa mempertimbangkan penggunaan ekstensi .id ataupun .co.id. Pemilihan ekstensi ini sangat penting jika target pembaca websitemu adalah khusus orang indonesia.

9. pertimbangan jangka panjang

Dalam memilih nama domain, Kamu juga perlu mempertimbangkannya untuk jangka panjang. Pemilihan nama domain dengan istilah-istilah gaul yang sedang populer saat ini, mungkin hanya menguntungkan sesaat saja. Setelahnya, mungkin orang-orang akan sulit untuk mengingat dan mengenal kembali nama domain tersebut.

Untuk itu, sebaiknya nama domain yang dipilih bisa abadi sepanjang masa. Maksudnya, nama domain tidak hanya akan populer dan mudah diingat di masa sekarang saja, namun hingga masa-masa selanjutnya juga masih bisa dikenal oleh banyak orang.

Kamu mungkin bisa saja mengganti nama domain yang sudah dibuat. Tapi, perlu diingat bahwa nama domain sangat berkaitan dengan reputasi website oleh mesin pencari Google. Google menelusuri identitas sebuah website dari nama domainnya.

Apabila di masa depan nama domain tersebut diganti, tentu reputasi websitemu di mesin pencari Google akan mulai dari nol lagi. Tentu, hal ini sangat merugikan. Apalagi untuk kelas website yang sudah dibangun selama bertahun-tahun lamanya.

10. Kurangi pemakaian hyphen dan penambahan angka

Pemilihan nama domain yang tepat adalah tanpa angka dan hyphen atau tanda sambung. Adanya angka dan hyphen, tentu membuat nama domain sulit dibaca dan diingat. Jika nama domain semakin rumit, maka orang-orang juga malas membaca apalagi mengingatnya.

Contohnya adalah istilah “Facebook” yang jika diberi hyphen menjadi “Face-book”. Tentu istilah ini menjadi kurang efektif bukan? Jadi, pastikan untuk menggunakan nama domain tanpa angka dan tanda sambung.

11. Pilih ekstensi yang tepat

Hingga saat ini, ekstensi .com masih menjadi yang paling populer di antara ekstensi lainnya. Padahal, masih banyak jenis ekstensi yang bisa dipilih sesuai dengan tujuan website yang ingin kamu bangun. 

Perlu diketahui bahwa setiap jenis ekstensi memiliki fungsiya tersendiri. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis ekstensi dan fungsinya masing-masing:
  • .org : digunakan oleh website organisasi non-profit dan non-komersial
  • .com : digunakan oleh perusahaan, komunitas, atau website komersial
  • .net : digunakan pada website yang menyediakan infrastruktur internet atau hal-hal teknis lainnya
  • .info : digunakan pada website yang sifatnya informatif
  • .me : digunakan untuk website blog, personal, dan resume
  • .biz : digunakan untuk website komersial seperti e-commerce
12. Bangun reputasi dan lindungi websitemu

Setelah memilih nama domain dan website berhasil dibuat, selanjutnya adalah membangun reputasi website tersebut. Caranya adalah dengan mengisi website menggunakan konten menarik dan disertai dengan beberapa backlink yang sesuai. Selain itu, bangun kerja sama dengan beberapa pemilik bisnis atau pemilik website lainnya agar bisa berkolaborasi untuk mempromosikan website.

untuk menjaga reputasi website yang sudah dibangun, maka Kamu perlu membeli domain dengan berbagai ekstensi yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya oknum yang tidak bertanggung jawab dengan membeli domain milikmu dan mengisi website dengan konten-konten yang kurang pantas.

Nah, itu dia 12 cara memilih nama domain yang bisa Kamu terapkan. Dari sekian banyak cara, Kamu bisa mengaplikasikannya sesuai dengan tujuan website yang ingin dibangun. Memilih nama domain memang membutuhkan banyak sekali pertimbangan. Diperlukan riset yang matang hingga ditemukan nama domain yang paling tepat.

Pemilihan nama domain yang tepat adalah langkah awal untuk membangun website dengan reputasi yang terbaik. Bukan hanya di masa sekarang saja, pemilihan nama domain yang tepat juga sangat berpengaruh bagi reputasi websitemu di masa depan. 

Sebaiknya, jangan terburu-buru dalam memilih nama website. Pertimbangkan dari segala aspek agar nantinya bisa menemukan nama website yang terbaik. Jadi, jangan sampai salah pilih ya!

Thanks for reading 12 Cara Memilih Nama Domain yang Paling Tepat untuk Website | Labels: Blogging, Domain, Website edit this post
Author Image

About CB Blogger
Contoh Blog --sebut saja CB -- Panduan Blogging untuk Pemula - Tips SEO, Desain, Template SEO Friendly, Cara Membuat Blogger Keren, Google Adsense, dll. Subscribe! to get update via email.

0 Komentar untuk "12 Cara Memilih Nama Domain yang Paling Tepat untuk Website"

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back To Top