February 5, 2024

5 Tips Penting untuk Mengelola Risiko Investasi Kripto

February 5, 2024

5 Tips Penting untuk Mengelola Risiko Investasi Kripto

Naiknya harga Bitcoin baru-baru ini pastinya akan membawa gelombang investor baru yang akan tertarik untuk ikut menyelam di dunia kripto (crypto) jika sebelumnya sempat ragu-ragu mau ikut terjun. 

Namun, serupa seperti investasi jenis lain, perlu pengelolaan risiko yang menyeluruh jika memang berniat untuk mulai berkecimpung dalam dunia investasi kripto. Apalagi jika dana yang diinvestasikan jumlahnya tidak sedikit.

Oleh karena itu, sebagai investor kripto, baik yang baru mulai atau baru kembali, susunlah strategi manajemen risiko sematang mungkin. Berikut beberapa tips yang bisa membantu proses tersebut.

#1: Investasi kripto-nya untuk apa?

Tak berbeda dengan jenis investasi lainnya, penting bagi kamu untuk menetapkan dari awal: Aset kriptonya akan digunakan untuk apa nanti? Apakah kamu membeli kripto hanya untuk bereksperimen saja, atau memang ada target yang ingin diraih? 

Memulai investasi dengan tujuan yang jelas penting karena dapat berpotensi membantumu terhindar dari janji-janji bombastis tentang keuntungan yang bisa diraup dengan kripto, yang mungkin dinyatakan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda denganmu.

#2: Diversifikasi portfolio kamu

Sebagaimana dalam investasi saham, forex, dan reksa dana, pastikan kamu tidak menempatkan keseluruhan dana investasi kriptomu di satu jenis mata uang kripto saja. Kenali tipe-tipe koin kripto selain Bitcoin dan Ethereum agar pilihan investasimu bisa lebih beragam. 

Ingat pula bahwa investasi kripto tidak melulu harus hanya dalam bentuk mata uang kripto. Kamu bisa menanamkan modal di proyek-proyek kripto jenis lainnya seperti decentralized finance (DeFi), NFT, dan decentralized application (dApps).

#3: Jangan ketinggalan berita; terus update!

Mata uang kripto adalah salah satu instrumen investasi yang memiliki volatilitas tinggi; maka dari itu, penting untuk terus memantau berita terkini terkait aset-aset kripto yang dimiliki. 

Yang perlu diperhatikan bukan hanya pergerakan harga dari hari ke hari di aplikasi kripto pilihan; pastikan juga kamu memiliki situs andalan yang bisa memberikan informasi terbaru dan terpercaya terkait aset-aset kripto yang dimiliki dan aset-aset kripto menarik yang belum dimiliki namun berpotensi tinggi kedepannya.

Pertimbangkan pula untuk ikut serta dalam grup-grup di media sosial seperti Reddit atau Facebook yang banyak menyebarkan informasi terkini terkait aset kriptomu.

#4: Gunakan stop-loss order

Stop-loss order biasa digunakan di dunia saham, dan dalam konteks kripto, digunakan trader untuk menetapkan harga tertentu di mana aset kripto akan dijual secara otomatis untuk membatasi kerugian jika harga turun di bawah level yang ditentukan. 

Misalnya, kamu membeli sejumlah Binance Coin (BNB) dengan harga total Rp20.000.000,00, kemudian kamu mengatur agar secara otomatis BNB yang kamu miliki akan terjual jika harganya turun ke Rp18.000.000,00. Proses inilah yang dinamakan dengan stop-loss.

Selain stop-loss order, kamu juga bisa menggunakan trailing spot, yakni teknik yang secara otomatis menjual asetmu jika harganya naik. Misalnya, ketika BNB yang kamu miliki naik harganya ke Rp25.000.000,00, asetmu akan dijual oleh platform yang kamu gunakan tanpa perlu keterlibatanmu langsung.

#5: Pelajari analisis teknis dan analisis fundamental

Jika kamu memang sudah ingin serius dalam berinvestasi kripto, mulailah pelajari metode analisis teknis dan fundamental dalam investasi. Apabila hal ini bukan istilah asing untukmu, baguslah; kedua konsep tersebut memang digunakan juga dalam proses analisis investasi jenis lainnya, terutama saham.

Bagi yang masih belum terlalu kenal kedua istilah ini, berikut adalah apa yang dimaksud dengan analisis teknis dan fundamental. Analisis teknis melibatkan evaluasi pola harga historis dan data perdagangan kripto untuk mengidentifikasi tren dan memprediksi pergerakan harga di masa depan. 

Sedangkan analisis fundamental adalah penilaian intrinsik aset kripto dengan menelaah faktor ekonomi, finansial, dan kualitatif dari aset tersebut.

Simpelnya; pada analisis teknis aset kripto kamu akan banyak membaca grafik perubahan harga dari aset, pola volume penjualan, dan data-data teknis terkait perdagangan aset tersebut. Sedangkan pada analisis fundamental, kamu akan banyak mempelajari aspek-aspek seperti perkembangan teknologi blockchain, kebijakan terkait kripto di Indonesia, dan kondisi perusahaan pemilik aset kripto yang diinvestasikan.

Tips di atas dapat berfungsi sebagai panduan singkat mengenai aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan ketika menyusun strategi manajemen risiko terkait kegiatan investasi kripto kamu. 

Tentunya, tidak semua tips ini akan berlaku secara universal; selalu sesuaikan strategi investasimu dengan kondisi keuangan dan tingkat kenyamanan dalam mengambil risiko.

Previous
« Prev Post
Author Image

CB Blogger

Recommended Posts

Related Posts

Show comments
Hide comments

No comments on 5 Tips Penting untuk Mengelola Risiko Investasi Kripto

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *