Sejarah Blog, Blogging, Blogger



Bagaimana sejarah blog, blogging, blogger hingga kini? Sebagai blogger, kita harus paham sejarah blog yang juga bisa menghasilkan uang ini.

Saat ini ada ratusan juta blog di internet. Lebih dari 440 juta blog ditemukan di Tumblr, Squarespace, dan WordPress saja, menurut agensi pemasaran Mediakix. 

Blogging sekarang menjadi istilah rumah tangga dan memegang tempat yang kuat dalam budaya.

Blog termasuk website. Tepatnya: website pribadi. Meski blog bisa juga menjadi website lembaga bahkan menjadi e-commerce atau toko online.

Awalnya blog merupakan jurnal harian online, semacam buku harian (diary), tempat menyimpan catatan, curhat, menuliskan pengalaman, pengetahuan, juga menyimpan foto dan video secara online.

Sejarah blogging dimulai pada tahun 1994, yang mendahului media sosial setidaknya beberapa tahun. "Garis waktu" (time line) berikut melihat sejarah blogging, dari awal hingga status modernnya.

Sejarah Blog

Berikut ini sejarah blog/blogging yang diklasifikasi dalam empat ikon yang mewakili sejarah blogging.

I. TAHUN-TAHUN AWAL

1994: Blog pertama yang dibuat oleh Justin Hall di Links.net. Justin Hall (lahir 16 Desember 1974 di Chicago, Illinois) adalah seorang jurnalis dan pengusaha Amerika, paling dikenal sebagai "blogger perintis".

Hall membuat blog pertama di Links.net, yang berisi "pada dasarnya ulasan contoh HTML yang dia temukan dari berbagai tautan online," menurut HubSpot. Istilah "blog" belum diciptakan; Hall menyebutnya sebagai beranda pribadinya (personal homepage).

1997: Istilah "weblog" diciptakan oleh Jorn Barger

Orang lain mengikuti contoh Hall dan membagikan kehidupan pribadi mereka secara online. Jorn Barger menciptakan istilah "weblog" untuk menggambarkan situs-situs yang dikelola pribadi ini; istilah tersebut mencerminkan proses "mencatat web" (logging the web) saat dia menjelajah, menurut Webdesigner Depot.

1998: Open Diary diluncurkan

Open Diary memperkenalkan pendekatan komunitas untuk blogging yang memungkinkan anggota untuk mengomentari pekerjaan orang lain.

1999: Peter Morholz menyingkat "weblog" menjadi "blog". Morholz kemudian mengepalai desain di Groupon dan OpenTable.

1999: Blogger dibuat oleh Evan Williams dan Meg Hourihan

Platform blogging Blogger diluncurkan, membuka peluang bagi orang-orang untuk mempublikasikan secara online. LiveJournal dan Xanga diikuti pada tahun 1999 (Xanga awalnya dimulai sebagai jaringan sosial, tetapi menambahkan fitur blogging pada tahun 2000).

II. MOMY BLOG DAN MENJADI “DOOCED”

2002: Heather Armstrong dipecat karena menulis blog tentang rekan-rekannya, memicu perdebatan

Armstrong membuat blog tentang kebiasaan rekan-rekannya di blog pribadinya, yang mengakibatkan pemecatannya. Hal ini memicu kontroversi dan perdebatan tentang privasi online. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan istilah "dikutuk" (dooced) --setelah nama blog Armstrong-- menjadi identik dengan dipecat karena kehadiran online seseorang.

2002: Blogger “Mommy” mulai mendapatkan momentum dengan berdirinya TheMommyBlog.com

Sebuah tren baru muncul dengan ibu-ibu blogging tentang parenting, untuk mendidik dan mendukung pembaca. Sepuluh tahun kemudian, ada lebih dari 3,9 juta blog ibu di Amerika Utara saja, menurut Mashable.

2002: Blogads diluncurkan

Blogads diluncurkan, yang merupakan broker iklan blog pertama, menurut New York Magazine.

2003: AdSense diluncurkan, bersama dengan WordPress dan TypePad

Google meluncurkan layanan iklan blog AdSense pada tahun 2003, dan situs utama lainnya mengikuti, termasuk platform blogging WordPress dan TypePad. Ini adalah tahun yang sama dimana live blogging diyakini telah dimulai.

III. VIDEO DAN MICROLOGING MENDAPATKAN MOMENTUM

2005: YouTube diluncurkan, memperkuat blog video (vlog) sebagai kekuatan yang sah. Satu tahun setelah blogger video pertama tiba, YouTube diluncurkan ke publik.


2005: Blogger pertama diberikan kredensial pers Gedung Putih

Blogger Garrett Graff memperoleh kredensial pers Gedung Putih untuk blognya Fishbowl D.C. menambahkan kredibilitas ke blogging.

2005: The Huffington Post didirikan.

2005 adalah tahun "batas antara pelaporan berita dan blogging mulai berkurang, yang beberapa atribut untuk peluncuran Huffington Post," menurut HubSpot. 

Situs web ini dimulai sebagai "forum politik" atau "blog grup" dan merupakan agregator konten profil tinggi yang sekarang dikenal sebagai HuffPost.

2006: Microblogging diperkenalkan dengan peluncuran Twitter

Era microblogging dimulai pada tahun 2006 dengan Twitter. Microblogging mengacu pada berbagi cerita, berita, dan konten lainnya dalam format sekecil mungkin.

2007: Tumblr diluncurkan, melanjutkan tren microblogging

Tumblr mengikuti, bisa dibilang menawarkan jenis pengalaman blogging yang lebih tradisional daripada Twitter, menurut Webdesigner Depot.

2009: Gedung Putih memulai debut blognya. Pada Januari 2009, Gedung Putih memulai blognya.

IV. BLOG MODERN

2011: Google mengubah algoritmenya, menghukum blog yang mereka anggap berisi konten "tipis"

Pada tahun 2011, Google menurunkan peringkat pada konten berkualitas rendah atau tipis, menghukum blogger yang menggunakan konten duplikat atau beberapa tautan bereputasi baik.

2012: Medium didirikan, serta platform blogging influencer LinkedIn (Pulse)

Medium, platform blogging baru, didirikan, yang terus mendorong amplop untuk blogging dan pelaporan berita.

2016: WordPress meluncurkan domain .blog

WordPress mengumumkan domain baru untuk blog untuk memanfaatkan peningkatan pesat dalam bentuk media ini.

Demikian sejarah blog atau blogging. Kini blog berkembang menjadi business blogging atau blog untuk pengembangan bisnis --bagian dari strategi digital marketing. 

Business blogging disebut juga content marketing untuk mencapai popularitas website utama.

Sumber: NDMU

Post a Comment