Monetisasi Podcast Masih Sulit, Blogging Masih Lebih Unggul buat Cari Uang

Monetisasi Podcast Masih Sulit, Blogging Masih Lebih Unggul buat Cari Uang
Podcast Monetization (Image Source)

PODCAST kabarnya sedang ngehit di Indonesia. Podcasting mulai marak. Namun, bagi podcaster yang bukan selebritas atau public figure, masih sulit mendatangkan pendengar banyak dan menghasilkan uang dari podcast.

Monetisasi podcast diakui masih sulit, khususnya bagi "orang biasa". Selebritas atau public figure mungkin lebih mudah dapat sponsor atau iklan, meski konten podcastnua "biasa saja".

Podcaster Indonesia masih mengandalkan IKLAN atau sponsor untuk monetisasi atau menghasilkan uang dari podcast.

Iklannya bisa berupa adlib atau host- read ads, yaitu iklan yang disampaikan secara langsung oleh podcaster, dibawakan dengan gaya santai dengan durasi sekitar 60 detik --layaknya iklan baca di siaran radio.

Bisa juga iklannya berupa spot atau rekaman, persis iklan di radio.

"Angin surga" monetisasi podcast cukup banyak. Salah satunya di laman bisnis. Diberitakan, siniar atau podcast kini sedang menjadi hiburan baru yang sedang naik daun di Indonesia. 

Sejumlah artis pun terjun sebagai pembuat konten podcast tersebut. Lalu bagaimana cara mendapatkan cuan dari konten tersebut?

Spotify's Head of Studios for Southeast Asia Carl Zuzarte mengatakan, ke depan potensi para kreator atau isitlahnya podcaster untuk meraih cuan lewat podcast makin tinggi. Hal ini berkorelasi dengan jumlah pendengar yang terus meningkat.

“Kreator dapat memonetisasi podcast dengan berbagai cara, di antaranya dengan sponsorship dan ad placements di dalam episode," jelasnya. 

"Biasanya, ini dikenal sebagai host-read ads. Karena dibacakan secara personal dan sangat kontekstual, podcaster dan pengiklan bisa mengemas kontennya dengan banyak cara untuk melibatkan audiens mereka.”

Spotify mencatat, Indonesia adalah salah satu negara yang pasarnya berkembang pesat. Pasalnya, lebih dari 20 persen pengguna Spotify di Indonesia mendengarkan podcast setiap bulan, lebih tinggi dari rata-rata global.

Hal senada dikatakan oleh Brand and Manager Noice (platform konten audio Indonesia milik Mahaka Radio Digital).

Thomas melihat, podcast merupakan bisnis masa depan yang menjanjikan. Keistimewaan podcast adalah bisa menjadi second activity. Artinya, user bisa mendengarkan sambil mengerjakan hal lain seperti menyetir, memasak, bekerja, dan lainnya.

"Kami akan fokus monetisasi dan berubah menjadi platform UGC (User Generated Content) pada tahun 2021. Karena akan berevolusi menjadi UGC, jadi semua orang bisa submit podcast di NOICE,” jelasnya

Untuk meraih cuan lewat platformnya, Thomas membeberkan bahwa saat ini sejumlah podcaster di NOICE mendapatkan kontrak eksklusif dari pihaknya.

“Tahun depan kami akan membuat ekosistem dalam platform yang dapat mengakomodasi advertiser, konten kreator dan user, sehingga advertiser dapat dengan mudah dan mandiri memasang iklan di platform kami. Begitu juga dengan konten kreator yang akan mendapatkan sharing revenue,” jelasnya.

Menurut laporan Nielsen Februari 2020 jumlah pendengar podcast tumbuh lebih dari 3,6 juta. Bersamaan dengan itu, rata-rata jumlah episode yang didengar per minggu meningkat sebesar 10 persen.

Baca Juga: Besar, Potensi Bisnis Podcast di Indonesia

CB belum menemukan hasil survei atau data penghasilan podcaster Indonesia dari podcastnya. 

Untuk saat ini, CB berpandangan, monetisasi podcast masih sulit. Karenanya, blogging masih unggul ketimbang podcasting dalam soal ini.

Blogging masih bisa berharap dari Google AdSense, selain iklan banner dan paid posts atau posting berbayar. Banyak pihak yang melakukan "content placement" untuk promosi produk/jasa atau sekadar mendapatkan backlink.

Jadi? 

Podcasting jalan terus, demikian juga blogging. Bukankah podcast juga harus dipromosikan? Blog atau website adalah salah satu tempat promosi podcast.

Ayo, yang punya podcast. promosikan podcast Anda di contohblog.com!


Thanks for reading Monetisasi Podcast Masih Sulit, Blogging Masih Lebih Unggul buat Cari Uang | Labels: Blogging, Podcast edit this post

1 komentar on Monetisasi Podcast Masih Sulit, Blogging Masih Lebih Unggul buat Cari Uang

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back To Top